Renungan Harian
Perayaan Ekaristi Hari Minggu Sabtu: 18.00; Minggu: 06.30, 08.30, 17.00
Perayaan Ekaristi Harian Senin - Sabtu: 05.30

Yeh. 2:2-5; Mzm. 123:1-2a,2bcd,3-4; 2Kor. 12:7-10; Mrk. 6:1-6



Mrk 6:1Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.

Mrk 6:2Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?

Mrk 6:3Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

Mrk 6:4Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."

Mrk 6:5Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.

Mrk 6:6Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.

---ooOoo---

PENGAJARAN dan MUKJIJAT Yesus membuat orang sekampungnya HERAN, tetapi karena MENGENAL KELUARGANYA, mereka MELECEHKAN dan MENOLAK YESUS. Mereka GAGAL MELIHAT KARYA ALLAH MELALUI YESUS (Mrk 6:1-6b). SIKAP PAULUS adalah TELADAN bagi kita. Dia menyadari KELEMAHAN INSANINYA dan MELIHAT KEKUATAN ALLAH BERKARYA. Karena itu "aku lebih suka bermegah atas kelemahanku, agar KUASA KRISTUS TURUN MENAUNGI aku." (2Kor 12:7-10). Egoisme dan pamrih pribadi dan golongan MEMBUTAKAN MATA IMAN untuk menangkap KARYA ALLAH (Yeh 2: 2-3). [Salam dan doa, Han CM.]