Hagiografi

VISI Paroki St. Aloysius Gonzaga

Gereja Umat Allah yang Berpusat pada Yesus Kristus dan Berakar dalam Komunitas Jemaat Lingkungan Serta Mampu Berdialog dengan Masyarakat

Jadwal Misa

Misa pagi: pk. 05.30

Sabtu sore: pk. 18.00

Minggu pagi: pk. 06.30; 08.30 dan 17.00

Jumat Pertama: pk. 05.30 & pk. 18.30 (khusus sore ada pentahtaan Sakramen Mahakudus)

Jadwal Misa

Gedung Gereja Algonz

Paroki St. Aloysius Gonzaga - Surabaya

Sejarah Kehidupan Santa Monica

AddThis Social Bookmark Button

Santa MonicaWanita yang kita kenal dengan nama Santa Monica dilahirkan dalam suatu keluarga Kristen di Tagaste, Aljazair, di seberang Laut Tengah berseberangan dengan kota Roma dalam tahun 332 Masehi.

Sama halnya dengan kawan-kawan gadisnya, Monica menikah dalam usia masih muda, dengan seorang kafir, seorang pejabat Romawi tingkat rendah bernama Patrisius.

Pada jaman itu orang Kristen masih jarang dan terpisah-pisah oleh jarak tempat tinggal mereka. Perkawinan itu dikaruniai tiga anak; yang tertua dan yang paling terkenal adalah Agustinus.

Patrisius bukanlah seorang suami yang dapat dicontoh. Dia sangat pemarah dan suka menghujat. Namun Monica terus tekun berdoa untuk pertobatan suaminya. Kesalehannya, kesabarannya dan keuletannya membuahkan hasil. Patrisius bertobat, menerima baptisan. Namun dia hidup sebagai orang Kristen hanya setahun lalu meninggal dunia.

Agustinus menjadi beban bagi ibunya yang pengampun itu. Dia sangat brilian, cepat disukai orang. Namun demikian dia meniru ayahnya. Hal ini mengecewakan Monica. Agustinus tidak mau menerima baptisan. Malah dia menganut aliran sesat dan mengatakan bahwa orang Kristen itu tidak benar.

Selama bertahun-tahun Monica berdoa, berpuasa dan sering dengan diam-diam mengucurkan air matanya sampai membasahi bantalnya. Semua karena cara hidup puteranya yang tidak keruan dan menyedihkan.

Allah mendengarkan doa-doa Monica yang setia itu. Agustinus meninggalkan gaya hidupnya yang penuh dosa itu. Dia menerima baptisan dari seorang pengkotbah dan pujangga Gereja yang besar. Santo Ambrosius dari Milan, pada Hari Minggu Paskah, tahun 387.

Monica, ibunya Agustinus meninggal tak lama setelah itu, dalam usia 53 tahun. Dia meninggal dalam keyakinan bahwa Allah telah mendengarkan doa-doanya dan bahwa tugasnya di dunia telah selesai.

Santa Monica adalah pelindung bagi orang tua yang dalam kesulitan, para wanita yang berkeluarga dan para janda. Hari pestanya dirayakan oleh Gereja setiap tahun pada tanggal 27 Agustus.

Facebook Komunitas Basis

Info Komunitas Basis

cara menyembuhkan sariawan cara menghilangkan bau badan cara menghilangkan kutu rambut makanan sehat resep masakan masakan jawa masakan tradisional resep kue basah Cara Membuat Email Cara Membuat Twitter Cara Membuat Facebook Cara Download Youtube Cara Mengedit Foto Cara Download Mp3 Cara Download Mp3 Instrumentanalisa Pusat Kalibrasi Jasa Pengukuran Instrument Listrik Alat Ukur Digital Multimeter Digital Alat Ukur Pabrik Sentra Instrument Instrument Digital Pusat Alat Ukur Pusat Instrumentasi Instrument Industri perawatan kecantikan di rumah cara menghilangkan jerawat obat jerawat cara merawat rambut cara menghilangkan bekas jerawat cara memutihkan kulit secara alami Obat Herbal Diabetes Obat Herbal Kanker Payudara Obat Herbal Stroke sarung bantal smock