Hagiografi

VISI Paroki St. Aloysius Gonzaga

Gereja Umat Allah yang Berpusat pada Yesus Kristus dan Berakar dalam Komunitas Jemaat Lingkungan Serta Mampu Berdialog dengan Masyarakat

Jadwal Misa

Misa pagi: pk. 05.30

Sabtu sore: pk. 18.00

Minggu pagi: pk. 06.30; 08.30 dan 17.00

Jumat Pertama: pk. 05.30 & pk. 18.30 (khusus sore ada pentahtaan Sakramen Mahakudus)

Jadwal Misa

Gedung Gereja Algonz

Paroki St. Aloysius Gonzaga - Surabaya

Santo Tarsisius - Pelindung Misdinar

AddThis Social Bookmark Button

SANTO TARSISIUSTarsisius hidup di Roma. Ia melayani misa kudus di katakombe-katakombe tempat orang Kristen menyembah Allah secara sembunyi-sembunyi karena mereka dikejar-kejar dan dianiaya oleh orang-orang Kafir.

Pada suatu hari, ketika Tarsisius sedang membawa Sakramen Mahakudus kepada martir-martir yang berada di penjara, ia ditangkap teman-temannya lalu dipukul. Namun ia tidak memberikan hosti kudus yang ada di dalam genggamannya. Ia akhirnya mati sebagai seorang martir kecil dari Sakramen Ekaristi. Orang Kristen menguburkan dia dengan hormat di dalam katakombe. Hal ini terjadi pada abad ketiga.

Cerita tentang Tarsisius mengingatkan kita bagaimana orang-orang Kristen sejak awal mula mencintai Sakramen Mahakudus. Misa kudus dan komuni kudus memberikan kekuatan bahkan untuk mati sekalipun demi iman mereka.

 

Tarsisius mengajarkan anak-anak untuk mencintai Yesus dalam misa kudus sebagai teman mereka yang terbaik. Yesuslah yang akan menolong mereka menjadi baik dan berani berkurban bagi iman mereka sebagaimana Tarsisius sendiri alami, ketika ia memberikan hidupnya karena mencintai Yesus.

Kita hendaknya meminta melalui St. Tarsisius sebuah cinta yang berkobar-kobar akan Yesus yang hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Facebook Komunitas Basis

Info Komunitas Basis