BERANDA

KEP Dimulai 20 Pebruari 2017

Pendaftaran AG Voice

Download Aplikasi Vikep Surabaya Barat

Pria Sejati Katolik 20-22 Januari 2017

Sir 51:12-20 | Mzm 19:8-11 | Mrk 11:27-33

Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu

Beberapa waktu sesudah mengusir para pedagang dari halaman bait Allah, Yesus dan murid-muridNya tiba kembali di Yerusalem. Ketika Yesus berjalan di halaman Bait Allah, datanglah kepadaNya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua, dan bertanya kepadaNya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepadaMu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?" Jawab Yesus kepada mereka: "Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu. Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia? Berikanlah Aku jawabnya!"

Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya? Tetapi, masakan kita katakan: Dari manusia!" Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. Lalu mereka menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Maka kata Yesus kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."

---ooOoo---

Pelanggar ketertiban umum, misalnya pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di trotoar jalan, biasanya ditertibkan oleh petugas Polisi Pamong Praja. Dalam menjalankan tugasnya, mereka dilengkapi surat perintah dari pejabat yang lebih tinggi berdasarkan peraturan setempat. Jika tidak dibelai dengan itu semua, orang akan mempertanyakan, dari mana aparat mendapatkan kuasa untuk merobohkan dan membersihkan barang-barang jualan mereka?

Ketika menertibkan pedagang di Bait Allah, orang-orang juga mempertanyakan kuasa Yesus. Mereka yang merasa dirugikan terdiam ketika Yesus mengajukan argumen kontra dengan mempertanyakan, dari kuasa siapa baptisan yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis, dari kuasa manusia atau dari Allah. Mereka tidak berani menjawab pertanyaan Yesus itu, sebab serba salah bagi mereka. Jika kuasa itu dari Allah, mengapa mereka tidak percaya pada Yohanes Pembaptis. Tapi jika dijawab dari kuasa manusia, mereka takut sebab banyak orang menganggap Yohanes sebagai nabi. Jadi yang dikecam oleh Yesus adalah ketidaktegasan mereka dalam percaya.

Kita juga seringkali tidak memiliki sikap iman yang tegas. Di satu pihak kita percaya pada Kristus, tapi di lain pihak pada prakteknya kita juga masih percaya pada hal-hal duniawi dan manusiawi. justru karena itulah kita masih sering merasa takut dan kuatir akan hidup kita. Jika kita sungguh percaya pada Kristus, maka kita akan yakin dan penuh percaya diri menghadapi kehidupan seperti yang dilakukan oleh Yesus. (ps)

  1. Apakah kita sudah memiliki iman yang tangguh?
  2. Bagaimana kita memelihara keteguhan iman kita?

Disalin dari buku Berjalan Bersama SANG SABDA, Refleksi Harian Kitab Suci 2015 - Provinsi SVD Jawa

Jadwal Petugas Perayaan Ekaristi

  1. Januari 2016
  2. Pebruari 2016
  3. Maret 2016
  4. April 2016
  5. Mei 2016
  6. Juni 2016
  7. Juli 2016
  8. Agustus 2016
  9. September 2016
  10. Oktober 2016
  11. Nopember 2016
  12. Desember 2016

Pengunjung Sedang Online

We have 6 guests and no members online